Minggu, 06 Desember 2015

Teknik Dasar Lompat Jauh


Lompat jauh memiliki setidaknya 4 teknik di antarnya sebagai berikut.
1. awalan
awalan dimulai dengan lari dari lintasan secepat mungkin sebelum melakukan tolakan.
2. Tolakan
setelah kita ambil awalan dilanjtkan dengan tolakan yang terbuat dari papan, dlam tolakan harus menggunakan kaki terkuat untuk melakukannya.
3. sikap melayang di udara
dalam teknik ini kedua kaki menggantung dan keduan tangan lurus kedepan.
4. mendarat
pada teknik mendarat tidak boleh hilang keseimbangan yang menyebabkan hasil pendaratan tidak sempurna.

Tata Cara Melakukan Lompatan.
Materi penjas Lompat jauh. Ada tiga cara sikap melayang di udara dalam lompat jauh, di antaranya:
a). Gaya jongkok (waktu melayang bersikap jongkok)
b). Gaya lenting (waktu di udara badan dilentingkan) atau gaya menggantung
c). Gaya berjalan di udara (waktu di udara kaki bergerak seolah-olah berjalan di udara).

Teknik Dasar Lompat Jauh.
Kelangsungan dari gerak lompat jauh atau tahap tahap dalam melakukan lompat jauh dapat dibagi sebagai berikut:
a). Awalan atau ancang-ancang
b). Tumpuan atau tolakan
c). Melayang di udara
d). Mendarat di bak pasir.

Dari Empat Tahap Di Atas Kami akan Menjelaskan Satu Per Satu.
a. Awalan atau ancang-ancang
Guna awalan atau ancang-ancang pada lompat jauh adalah untuk mendapatkan kecepatan yang setinggi-tingginya sebelum mencapai balok tolakan.  Panjang awalan untuk melaksanakan awalan lompat jauh tidak kurang dari  45 meter.

Cara melakukan lompatan yang baik dan benar.
1). Lari ancang-ancang tergantung pada kemampuan masing-masing siswa.
2).Tambah kecepatan lari ancang-ancang sedikit demi sedikit sebelum bertumpu/bertolak.
3). Pinggang diturunkan sedikit pada satu langkah akhir ancang-ancang.
b. Tumpuan atau tolakan kaki harus kuat agar tercapai tinggi lompatan yang  cukup tanpa kehilangan keepatan maju. Kaki ayun digerakkan secara aktif  agar membantu menaikkan badan dan menjaga keseimbangan berat badan  sedikit di depan titik tumpuan.
1) Latihan 1
Lakukan lompatan berturut-turut dengan kaki tolak, bertolak dan  mendaratlah di atas kaki ayun yang lain, lalu melangkah dan bertolak  lagi.
2) Latihan 2
Seperti latihan 1, tetapi diselingi dengan fase lari di antara tolakan.
3) Latihan 3
Dengan lari awalan 5-9 langkah, bertolak dengan gerak kombinasi yang baik dan menahan posisi ini sampai mendarat.
4) Latihan 4
Dengan awalan 5-9 langkah bertolak dengan penekanan pada angkatan dan  dorongan ke atas dan menahan posisi ini sampai saat terakhir kedua kaki  dibawa ke daerah pendaratan
5) Latihan 5
Dengan awalan 5-9 langkah, bertolak dengan dorongan kaki yang kuat dan  lutut diangkat dan kemudian merubah posisi kaki sesaat sebelum mendarat.


6) Latihan 6
Sedikit demi sedikit menambah jarak lari awalan, melatih teknik gerakan  secara lengkap (tolakan dilakukan dari tempat yang sedikit agak naik  dalam rangka menyediakan waktu lebih lama di udara).

Cara melakukan tumpuan atau tolakan  sebagai berikut:
1) .Ayunkan paha kaki ke posisi horizontal dan dipertahankan.
2).Luruskan sendi mata kaki, lutut, dan pinggang pada waktu melakukan tolakan.
3). Bertolaklah ke depan dank ke atas
4) .Sudut tolakan 45 derajat.

Melayang di udara
Sikap badan melayang di udara yaitu sikap setelah kaki tolak menolakkan  kaki pada balok tumpuan. Badan akan dapat terangkat melayang di udara,  bersamaan dengan ayunan kedua lengan ke depan atas. Tinggi dan jatuhnya  hasil lompatan sangat tergantung dari besarnya kekuatan kaki tolak, dan  pelompat harus meluruskan kaki tumpu selurus-lurusnya dan  secepat-cepatnya.

 Mendarat
Untuk menghindarkan pendaratan pada pantat, kepala ditundukkan dan  lengan diayunkan ke depan sewaktu kaki menyentuh pasir. Titik berat  badan akan melampaui titik pendaratan kaki di pasir. Kaki tidak kaku dan tegang, melainkan lemas-lentur. Maka sendi lutut harus siap menekuk  pada saat yang tepat. Gerakan ini memerlukan waktu (timing) yang tepat.

Variasi Latihan Lompat Jauh .
Di sini ada 6 variasi latihan dalam lompat jauh yang bisa kami share semoga
 Latihan 1
Lakukan lompatan berturut-turut dengan kaki tolak, bertolak dan  mendaratlah di atas kaki ayun yang lain, lalu melangkah dan bertolak  lagi.
Latihan 2
Seperti latihan 1, tetapi diselingi dengan fase lari di antara tolakan.
Latihan 3
Dengan lari awalan 5-9 langkah, bertolak dengan gerak kombinasi yang baik dan menahan posisi ini sampai mendarat.
Latihan 4
Dengan awalan 5-9 langkah bertolak dengan penekanan pada angkatan dan  dorongan ke atas dan menahan posisi ini sampai saat terakhir kedua kaki  dibawa ke daerah pendaratan
Latihan 5
Dengan awalan 5-9 langkah, bertolak dengan dorongan kaki yang kuat dan  lutut diangkat dan kemudian merubah posisi kaki sesaat sebelum mendarat.
Latihan 6
Sedikit demi sedikit menambah jarak lari awalan, melatih teknik gerakan  secara lengkap (tolakan dilakukan dari tempat yang sedikit agak naik  dalam rangka menyediakan waktu lebih lama di udara).

Ada lima  Peraturan Lompat Jauh.
1) Lintasan awalan lompat jauh lebar minimal 1,22 m dan panjang 45 m.
2) Panjang papan tolakan 1, 22 m; lebar 20 cm dan tebal 10 cm.
3) Pada sisi dekat dengan tempat mendarat harus diletakkan papan  plastisin untuk mencatat bekas kaki pelompat bila ia berbuat salah tolak sekurang-kurangnya 1 m dari tepi depan bak pasir pendaratan.
4) Lebar tempat pendaratan minimal 2, 75 m, jarak antara garis tolakan sampai akhir tempat lompatan minimal 10 m.

5) Permukaan pasir di dalam tempat pendaratan harus sama tinggi/datar dengan sisi atas papan tolakan.

Makalah Komunikasi Dalam Jaringan

BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Komunikasi telah digunakan sejak manusia pertama diturunkan ke muka bumi. Para ahli memaknai komunikasi antara lain sebagai berikut.
Komunikasi adalah proses penyampaian pikiran atau perasaan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang-lambang yang bermakna bagi kedua pihak, dalam situasi yang tertentu komunikasi menggunakan media tertentu untuk mengubah sikap atau tingkah laku seorang atau sejumlah orang sehingga ada efek tertentu yang diharapkan (Effendy, 2000 : 13). Komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dalam bentuk gagasan, informasi, dari seseorang ke orang lain (Handoko, 2002 : 30). Tidak ada kelompok yang dapat eksis tanpa komunikasi. Menurut Robbins (2002 : 310) komunikasi adalah pentransferan makna di antara anggota kelompok. Lewat pentrasferan makna, informasi dan gagasan dapat dihantarkan. Tetapi komunikasi bukan hanya sekedar menanamkan makna tetapi juga harus dapat dipahami.

B.    Rumusan Masalah
1.      Pengertian Komunikasi Dalam Jaringan (Daring)
2.      Keunggulan Dan Kelemahan Komunikasi Daring
3.      Jenis Komunikasi Daring
4.      Fungsi Komunikasi Dalam Jaringan

C.    Tujuan Penulisan
1.      Untuk Mengetahui Pengertian Komunikasi Dalam Jaringan (Daring)
2.      Untuk Mengetahui Keunggulan Dan Kelemahan Komunikasi Daring
3.      Untuk Mengetahui Jenis Komunikasi Daring
4.      Untuk Mengetahui Fungsi Komunikasi Dalam Jaringan


BAB II
PEMBAHASAN

A.   Pengertian Komunikasi Dalam Jaringan (Daring)
Setelah memahami makna komunikasi, sampailah kita pada Komunikasi Daring. Istilah Komunikasi Daring mengacu pada membaca, menulis, dan berkomunikasi melalui / menggunakan jaringan komputer. (Warschauer, M. 2001 pp. 207-212). Dengan kata lain, Komunikasi Daring adalah cara berkomunikasi di mana penyampaian dan penerimaan pesan dilakukan dengan atau melalui jaringan Internet. Komunikasi yang terjadi di dunia semu tersebut lazim disebut ko munikasi di dunia maya atau cyberspace.
Perkembangan pertama komunikasi daring dimulai pada tahun 1960-an, ketika peneliti Amerika mengembangkan protokol yang memungkinkan mengirim dan menerima informasi atau pesan melalui komputer (Hafner & Lyon, 1996). Protokol tersebut dinamakan ARPANET, yang diluncurkan pada tahun 1969, akhirnya berkembang menjadi Internet. Internet berasal dari interconnected networks yang disingkat menjadi Internetwork, atau Internet, yang digunakan oleh sekitar 200 juta orang di seluruh dunia pada pergantian millennium ke-3.
Komunikasi daring menjadi mungkin dalam dunia pendidikan pertama kali pada tahun 1980-an, setelah pengembangan dan penyebaran komputer pribadi atau PC(personal computer). Latar belakang komunikasi daring dalam pembelajaran dan penelitian dapat dibagi menjadi dua periode yang berbeda, ditandai oleh pengenalan komputer sebagai media pendidikan pada tahun 1980-an dan munculnya world wide web pada pertengahan 1990-an.
Pada periode pertama, sejak pertengahan 1980-an para pendidik menemukan potensi media pendidikan untuk pengajaran bahasa (Cummins, 1986). Integrasi komunikasi yang dimediasi komputer di dalam kelas itu sendiri dibagi menjadi dua: yang pertama, beberapa pendidik mulai menggunakan e-mail untuk mengatur pertukaran informasi jarak jauh, dan yang kedua, pendidik mulai menggunakan program perangkat lunak sinkron (Daedalus Interchange. Daedalus Inc, 1989) untuk memungkinkan percakapan komputer antarkelas.
Komunikasi daring atau komunikasi virtual adalah cara berkomunikasi di mana penyampaian dan penerimaan informasi atau pesan dilakukan dengan menggunakan Internet, atau melalui dunia maya (cyberspace). Komunikasi virtual pada abad ini dapat dilakukan di mana saja serta kapan saja. Salah satu bentuk komunikasi virtual adalah pada penggunaan Internet. Internet adalah media komunikasi yang cukup efektif dan efisien dengan tersedianya berbagai layanan fasilitas seperti web, chatting (mIR chat, Yahoo Masanger, Gtalk, dll), e-mail, friendster, facebook dan twitter. Begitu banyak fasilitas yang ditawarkan dalam dunia maya untuk melakukan komunikasi, dan keberadaannya semakin membuat manusia tergantung pada teknologi. Ketergantungan tersebut dapat dilihat pada maraknya penjualan ponsel dengan harga murah dan tawaran kelengkapan fasilitas untuk mengakses Internet. Kegemaran berkomunikasi yang bermedia Internet ini menimbulkan suatu komunitas baru yang disebut komunitas virtual.

B.    Keunggulan dan Kelemahan Komunikasi Daring
Komunikasi daring memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan komunikasi konvensional, antara lain sebagai berikut.
1.      Dapat dilakukan kapan saja di mana saja: dengan komunikasi daring, setiap pengguna dapat melakukan komunikasi di mana saja dan kapan saja, dengan syarat terkoneksi dengan jaringan internet dan memiliki sarana yang mencukupi.
2.      Efisiensi biaya: berbeda dengan komunikasi konvensional, komunikasi daring tidak memerlukan pihak yang berkomunikasi untuk bertemu tatap muka, dengan komunikasi daring Anda dapat menghemat biaya transportasi.
3.      Efisiensi waktu: komunikasi dapat dilakukan dengan cepat tanpa harus membuang waktu dengan melakukan perjalanan. Pesan komunikasi dapat disampaikan pada saat itu juga dalam hitungan detik walaupun kedua pihak yang berkomunikasi saling berjauhan.
4.      Terintegrasi dengan layanan TIK lainnya: sambil melakukan komunikasi daring, Anda dapat memanfaatkan layanan TIK lainnya untuk mendukung pelaksanaan dan kelengkapan komunikasi tersebut. Contoh layanan yang dapat digunakan seperti berbagi layar, presentasi, dan dokumen.
5.      Meningkatkan intensitas berkomunikasi: komunikasi daring mendorong orang yang biasanya diam di dunia nyata, menjadi aktif saat berkomunikasi di dunia maya.
6.      Meningkatkan partisipasi: dengan terbukanya jalur komunikasi, akan semakin banyak orang yang dapat berpartisipasi dalam diskusi.

Selain keunggulan, komunikasi daring juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain sebagai berikut.
1.      Tidak mewakili emosi pengguna: intonasi bicara, raut muka, gerakan tubuh, merupakan hal yang relatif sulit untuk dipahami melalui komunikasi daring.
2.      Memerlukan perangkat khusus: dalam pelaksanaannya, komunikasi daring memerlukan adanya hardware, software.
3.      Terlalu banyak informasi yang tidak penting: dalam komunikasi daring, seringkali informasi yang didapat menjadi terlalu banyak, sehingga membuat bingung si penerima.
4.      Menyita konsentrasi: melakukan komunikasi daring tidak pada tempat dan waktu yang tepat, dapat mengabaikan atau menunda hal yang lain, bahkan membahayakan orang lain maupun diri sendiri.

C.    Jenis komunikasi daring
Penggunaan jenis sarana komunikasi akan mempengaruhi keserempakan waktu komunikasi. Terdapat 2 jenis komunikasi daring.
a.         Komunikasi daring sinkron (serempak)
Komunikasi daring serempak atau komunikasi daring sinkron adalah komunikasi menggunakan komputer sebagai media, yang terjadi secara serempak, waktu nyata (real time). Contoh komunikasi sinkron antara lain sebagai berikut:
·         Text chat
Text chat adalah sebuah fitur, aplikasi, atau program dalam jaringan Internet untuk berkomunikasi dan bersosialisasi langsung sesama pemakai Internet yang sedang daring (yang sama - sama sedang menggunakan Internet). Komunikasi teks dapat mengirim pesan dengan teks kepada orang lain yang sedang daring, kemudian orang yang dituju membalas pesan dengan teks, demikian seterusnya. Itulah proses terjadinya text chatting.
·         Video chat
Video chat merupakan teknologi untuk melakukan interaksi audio dan video secara real time antara pengguna di lokasi yang berbeda. Video chatting biasanya dilakukan melalui perangkat komputer maupun tablet atau smartphone (juga disebut telepon video call). Video chatting dapat berupa interaksi point-to-point (satu-satu), seperti FaceTime dan Skype, atau interaksi multipoint (satu-ke-banyak, atau banyak-ke-banyak), seperti dalam Google+ Hangouts. Video chatting sering disalahartikan dengan video conference.
b.         Komunikasi daring asinkron (tak serempak)
Komunikasi daring tak serempak atau asinkron adalah komunikasi menggunakan perangkat komputer dan dilakukan secara tunda. Contoh komunikasi daring asinkron adalah e-mail, forum, rekaman simulasi visual, serta membaca dan menulis dokumen daring melalui World Wide Web.


D.   Fungsi Komunikasi Dalam Jaringan
Beberapa fungsi dari komunikasi jaringan adalah :
1.      Kendali adalah komunikasi bertindak untuk mengendalikan perilaku anggota dalam beberapa cara, setiap organisasi mempunyai wewenang dan garis panduan formal yang harud dipatuhi.
2.      Motivasi adalah komunikasi membantu perkembangan motivasi dengan menjelaskan kepada karyawan apa yang harus dilakukan bagaimana mereka bekerja baik dan apa yang dapat dikerjakan  untuk memperbaiki kinerja itu dibawah standar.
3.      Pengungkapan emosional adalah bagi banyak karyawan kelompok kerja mereka merupakan sumber utama untuk interaksi sosial. Komunikasi yang terdiri di dalam kelompok itu merupakan mekanisme fundamental dengan mana anggota-anggota menunjukkan kekecewaan dan rasa puas mereka oleh karena itu komunikasi menyiarkan ungkapan emosional dari perasaan dan pemenuhan kebutuhan sosial.




BAB III
PENUTUP

A.   Kesimpulan
Komunikasi daring adalah proses penyampaian pikiran atau gagasan dari seseorang ke orang lain yang dilakukan melalui dunia maya. Jenis-jenis komunikasi daring berdasarkan metode penyampaiannya
·         Komunikasi sinkron, jika komunikasi terjadi dalam waktu serempak
·         Komunikasi asinkron, jika komunikasi terjadi secara tunda

Komunikasi Daring adalah cara berkomunikasi di mana penyampaian dan penerimaan pesan dilakukan dengan atau melalui jaringan Internet. Komunikasi yang terjadi di dunia semu tersebut lazim disebut ko munikasi di dunia maya atau cyberspace.
Perkembangan pertama komunikasi daring dimulai pada tahun 1960-an, ketika peneliti Amerika mengembangkan protokol yang memungkinkan mengirim dan menerima informasi atau pesan melalui komputer (Hafner & Lyon, 1996). Protokol tersebut dinamakan ARPANET, yang diluncurkan pada tahun 1969, akhirnya berkembang menjadi Internet. Internet berasal dari interconnected networks yang disingkat menjadi Internetwork, atau Internet, yang digunakan oleh sekitar 200 juta orang di seluruh dunia pada pergantian millennium ke-3.

B.    Saran
Untuk berkomunikasi dengan mitra bicara di samping atau di depan Anda, Anda dapat melakukannya secara langsung tanpa memerlukan perangkat apapun. Tetapi ketika Anda ingin berkomunikasi dengan mitra bicara yang berada di ruang sebelah, ada prasyarat agar Anda dapat melakukan secara langsung. Demikian pula halnya dengan komunikasi daring atau komunikasi virtual. Oleh karena itu, dalam pembahasannya, akan didahulukan komunikasi daring tak serempak atau komunikasi daring asinkron.
DAFTAR PUSTAKA

Buku Catatan Simulasi Digital
Courts, B., & Tucker, J. (2012). Using Technology To Create A Dynamic Classroom Experience. Journal of College Teaching & Learning (TLC), 9(2), 121-128.
Greenhow, C. G., Robelia, B., & Hughes, J. (2009). Learning, teaching, and scholarship in a digital age Web 2.0 and classroom research: What path should we take now? Educational Researcher, 38(4), 246–259.
Lyon, H. &. (1996). Where wizards stay up late: The origins of the internet. New York: Simon & Schuster
Ribble, M. (2014). 9 element of digital citizenship. from Digital Citizenship. (Online). Available: http://digitalcitizenship.net/Nine_Elements.html (Januari 2014)
Teach Tought. (2013, Agustus 5). A Simple Acronym For Encouraging Digital Citizenship. Retrieved Januari 2014, from Teach Thought: http://www.teachthought.com/technology/a-simple-acronym-for-encouraging-digital-citizenship. (Januari 2014)
Warschauer, M. (2001). Online communication. In R. Carter & D. Nunan (Eds.), The Cambridge guide to teaching English to speakers of other languages (pp. 207-212). Cambridge: Cambridge University Press. (online). Available:  http://www.skillsyouneed.com/general/what-is-communication.html#ixzz2tjf9Sz00 ()




DAFTAR ISI

Hal
KATA PENGANTAR .....................................................................
DAFTAR ISI .................................................................................

BAB I         PENDAHULUAN ..........................................................
A.          Latar Belakang .........................................................
B.           Rumusan Masalah ....................................................
C.          Tujuan Penulisan ......................................................

BAB II       PEMBAHASAN ..............................................................
A.          Pengertian Komunikasi Dalam Jaringan (Daring)  .........
B.           Keunggulan Dan Kelemahan Komunikasi Daring ..........
C.          Jenis Komunikasi Daring ...........................................
D.          Fungsi Komunikasi Dalam Jaringan  ...........................

BAB III      PENUTUP .....................................................................
A.          Kesimpulan .............................................................
B.           Saran ......................................................................

DAFTAR PUSTAKA ......................................................................



Kelebihan dan Kekurangan Yahoo


Kelebihan :
1.      Sebagai surat menyurat
2.      Salah satu web yang menyediakan fasilitas gratis
3.      Banyak fasilitas yang disediakan
4.      Berhubungan dengan orang lain lebih mudah dan banyak yang menanggapi karna termasuk situs local
5.      Yahoo mengeluarkan fitur yahoo! Messenger via yahoo! Mail sehingga pengguna email Yahoo dapat ber-messenger ria ketika sedang membuka email.

Kekurangan :
1.      Satu id yahoo hanya untuk yahoo, tak bisa untuk produk windows, seperti IM dan msn
2.      Sering disalahgunakan karna terlalu mudah membuat ID

3.      Skin untuk YM masih sangat simple, tak seperti IM yang ada cukup banyak

Pengertian, Klasifikasi, Jenis, Karakteristik dan Ciri Jasa

Pengertian Jasa Menurut Para Ahli

11. Djaslim Saladin
Jasa merupakan kegiatan atau suatu manfaat yang tidak berwujud dan tidak menghasilkan kepemilikan yang ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lainnya.
22. Christian Gronross
Jasa ialah suatu proses yang terdiri dari serangkaian aktivitas intangible yang terjadi antara pelanggan dan pegawai jasa yang disediakan sebagai solusi atas masalah dari pelanggan.
33. Norman
Jasa adalah suatu tindakan dan interaksi yang berupa kontak sosial antara produsen dengan konsumen yang lebih dari sekedar hasil suatu yang tidak terhalang.
44. Zeithaml dan Bitner
 Jasa merupakan aktivitas ekonomi dengan pengeluaran (output) selain produk yang dikonsumsi dan diproduksi pada waktu yang bersamaan yang memberikan nilai plus dan tidak berwujud bagi pembelinya.
55. Adrian Payne
Jasa ialah aktivitas ekonomi yang mempunyai nilai atau manfaat intangible yang berkaitan dengannya, melibatkan interaksi dengan konsumen atau dengan barang milik tapi tidak menghasilkan transfer kepunyan atau kepemilikan.
66. Philip Kotler
Jasa adalah suatu tindakan yang ditawarkan oleh satu pihak ke pihak lain yang bersifat abstrak atau tak berwujud dan tidak menyebabkan perpindahan kepemilikan.


 Klasifikasi Jasa

Produk jasa bagaimanapun juga tidak ada yang mirip satu dengan yang lainnya.  Oleh karena itu jasa dapat diklasifikasikan sebagai berikut (Lupiyoadi dan Hamdani, 2011) :

1.      Didasarkan atas tingkat kontak pelanggan dengan pemberi jasa sebagai bagian dari sistem saat jasa tersebut dihasilkan.  Berdasarkan tingkat kontak pelanggan jasa dapat dibedakan ke dalam kelompok sistem kontak tinggi (high-contact system) dan sistem kontak rendah (low-contact system).  Pada kelompok sistem kontak tinggi, pelanggan harus menjadi bagian dari sistem untuk menerima jasa, contohnya jasa pendidikan, rumah sakit dan transportasi.  Sedangkan pada kelompok sistem kontak rendah, pelanggan tidak perlu menjadi bagian dari sistem untuk menerima jasa, contohnya jasa reparasi mobil dan jasa perbankan.  Pelanggan tidak harus dalam kontak pada saat mobilnya yang rusak diperbaiki oleh teknisi bengkel.

2.      Jasa juga dapat diklasifikasikan berdasarkan kesamaannya dengan operasi manufaktur. Jasa ini dapat dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu jasa murni, jasa semi manufaktur dan jasa campuran.  Jasa murni (pure service) merupakan jasa yang tergolong kontak tinggi, tanpa persediaan atau sangat berbeda dengan manufaktur, contohnya jasa pangkas rambut atau ahli bedah yang memberikan perlakuan khusus (unik) dan memberikan jasanya pada saat pelanggan di tempat. Sebaliknya jasa semi manufaktur (quasimanufacturing service) merupakan jasa yang tergolong kontak rendah, memiliki kesamaan dengan manufaktur dan pelanggan tidak harus menjadi bagian dari proses produksi jasa, contohnya jasa pengantar, perbankan, asuransi dan kantor pos.  Sementara jasa campuran (mixed service) merupakan kelompok jasa yang tergolong kontak menengah (moderate-contact), gabungan beberapa sifat jasa murni dan jasa semimanufaktur, contohnya jasa bengkel, ambulan, pemadam kebakaran, dan lain-lain.

Jenis Jenis Jasa

Secara garis besar jenis-jenis jasa dapat diklasifikasikan menjadi beberapa macam, yaitu:
  1. Usaha Rumah Tangga, jenis jasa ini mencakup banyak hal yang ada didalam rumah tangga. Misalnya perawatan kebun, perbaikan rumah, air minum, reparasi alat-alat rumah tangga, pembersihan rumah dll.
  2. Perumahan, jenis jasa ini melingkupi penyewaan sebuah kamar hotel (penginapan), apartemen dll.
  3. Hiburan atau Rekreasi, jenis jasa ini antara lain penyewaan alat-alay yang berkaitan dengan hiburan, atau penyewaan tempat untuk melakukan kegiatan hiburan.
  4. Perawatan Pribadi, contoh jasa jenis ini adalah perawatan kecantikan, pijit, salon dll.
  5. Kesehatan, jenis jasa ini termasuk jasa yang penting, contohnya adalah perawatan dirumah sakit, bidan dll.
  6. Bisnis, meliputi jasa akuntan, konsultan dll.
  7. Komunikasi, misalnya warnet, wartel pengiriman fax dll.
  8. Transportasi, jenis jasa ini masih amat sangat digunakan sampai saat ini, contohnya takasi, angkutan umum, bus umum, travel dll.
  9. Jasa Keuangan, misalnya leasing, pajak, pinjaman dll.
  10. Pendidikan, contoh dari jasa jenis ini antara lain guru privat, guru les, guru ngaji dll.



Karakterisitik Jasa

Jasa memiliki empat karakteristik utama yang membedakannya dari barang, yaitu:
1.      Intangibility
Jasa berbeda dengan barang. Jika barang merupakan suatu obyek, alat, atau benda, maka jasa adalah suatu perbuatan, kinerja (performance), atau usaha. Bila barang dapat dimiliki, maka jasa hanya bisa dikonsumsi tetapi tidak dimiliki. Meskipun sebagian besar jasa dapat berkaitan dan didukung oleh produk fisik misalnya telepon dalam jasa telekomunikasi, pesawat dalam jasa angkutan udara, makanan dalam jasa restoran, esensi dari apa yang dibeli pelanggan adalah kinerja yang diberikan oleh produsen kepadanya. Jasa bersifat intangible, maksudnya tidak dapat dilihat, dirasa, dicium, didengar, atau diraba sebelum dibeli dan dikonsumsi. Konsep intangible pada jasa memiliki dua pengertian, yaitu:
a.      Sesuatu yang tidak dapat disentuh dan tidak dapat dirasa.
b.      Sesuatu yang tidak dapat dengan mudah didefinisikan, diformulasikan, atau dipahami secara rohaniah.

Dengan demikian, orang tidak dapat menilai kualitas jasa sebelum ia merasakannya/mengkonsumsinya sendiri. Bila pelanggan membeli suatu jasa, ia hanya menggunakan, memanfaatkan, atau menyewa jasa tersebut. Pelanggan yang bersangkutan tidak lantas memiliki jasa yang dibelinya. Oleh karena itu, untuk mengurangi ketidakpastian, para pelanggan akan memperhatikan tanda-tanda atau bukti kualitas jasa tersebut. Mereka akan menyimpulkan kualitas jasa dari tempat (place), orang (people), peralatan (equipment), bahan-bahan komunikasi (communication materials), simbol, dan harga yang mereka amati. Oleh karena itu, tugas pemasar jasa adalah "manage the evidence" dan "tangibilize the intangible". Dalam hal ini, pemasar jasa menghadapi tantangan untuk memberikan bukti-bukti fisik dan perbandingan pada penawaran abstraknya.

2.      Inseparability
Barang biasanya diproduksi, kemudian dijual, lalu dikonsumsi. Sedangkan jasa di lain pihak, umumnya dijual terlebih dahulu, baru kemudian diproduksi dan dikonsumsi secara bersamaan. Interaksi antara penyedia jasa dan pelanggan merupakan ciri khusus dalam pemasaran jasa. Kedua pihak mempengaruhi hasil (out come) dari jasa tersebut. Dalam hubungan penyedia jasa dan pelanggan ini, efektivitas individu yang menyampaikan jasa (contact-personnel) merupakan unsur penting.

3.      Variability
Jasa bersifat sangat variabel karena merupakan non-standardized output, artinya banyak variasi bentuk, kualitas dan jenis, tergantung pada siapa, kapan, dan di mana jasa tersebut dihasilkan. Para pembeli jasa sangat peduli dengan variabilitas yang tinggi ini dan seringkali mereka meminta pendapat orang lain sebelum memutuskan untuk memilih. Dalam hal ini penyedia jasa dapat melakukan tiga tahap dalam pengendalian kualitasnya, yaitu:
a.      Melakukan investasi dalam seleksi dan pelatihan personil yang baik.
b.      Melakukan standardisasi proses pelaksanaan jasa (service performance process). Hal ini dapat dilakukan dengan jalan menyiapkan suatu cetak biru (blue-print) jasa yang menggambarkan peristiwa dan proses jasa dalam suatu diagram alur, dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor potensial yang dapat menyebabkan kegagalan dalam jasa tersebut.
c.      Memantau kepuasan pelanggan melalui sistem saran dan keluhan, survey pelanggan, dan comparison shopping, sehingga pelayanan yang kurang baik dapat dideteksi dan dikoreksi.

4.      Perishability
Jasa merupakan komoditas tidak tahan lama dan tidak dapat disimpan. Kursi kereta api yang kosong, kamar hotel yang tidak dihuni, atau jam tertentu tanpa pasien di tempat praktik seorang dokter, akan berlalu/hilang begitu saja karena tidak dapat disimpan untuk dipergunakan di waktu yang lain. Hal ini tidak menjadi masalah bila permintaannya tetap karena mudah untuk menyiapkan pelayanan untuk permintaan tersebut sebelumnya. Bila permintaan berfluktuasi, berbagai permasalahan muncul berkaitan dengan kapasitas menganggur (saat permintaan sepi) dan pelanggan tidak terlayani dengan risiko mereka kecewa/beralih ke penyedia jasa lainnya (saat permintaan puncak).

Ciri Ciri Jasa

1.      Tidak berwujud tetapi dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
2.      Proses produksi jasa dapat menggunakan atau tidak menggunakan bantuan
3.      Suatu produk fisik
4.      Jasa tidak mengakibatkan peralihan hak atau kepemilikan
5.      Terdapat interaksi antara penyedia jasa dengan pengguna jasa.


Empat Ciri Jasa Menurut Kottler Dan Armstrong
Jasa dibandingkan dengan barang mempunyai empat ciri menurut Kotler dan Armstrong (2001 : 317), yaitu :
1.       Jasa tidak dapat dilihat, dirasa, diraba, didengar, atau dicium sebelum jasa itu dibeli / intangibility
2.      Jasa pada umumnya dijual terlebih dahulu, baru kemudian diproduksi dan dikonsumsi secara bersamaan / inseperability
3.      Unsur jasa tergantung pada siapa yang menyediakan serta kapan dan dimana jasa itu dilakukan / variability, dan

4.      Jasa tidak dapat disimpan perishability

Ekstensi File

Pengertian
Ekstensi file berfungsi untuk mengetahui atau membedakan jenis suatu file. Ekstensi file biasanya terdiri dari 3 huruf tetapi juga terdapat extension yang hanya terdiri dari 2 ataupun 4 huruf. Ekstensi file terletak pada tiga huruf terakhir sesudah titik. Untuk mengetahui/menampilkan extension dari suatu file caranya adalah sebagai berikut (Untuk Windows XP) :
1. Buka Windows Explorer anda
2. Pilih Tools -> Folder Options
3. Masuk ke Tab View
4. Hilangkan centang yang ada pada “Hide extensions for known file types”
5. Apply -> OK

Macam-Macam
Berikut adalah beberapa ekstensi suatu file yang sering kita temui beserta penjelasan :
1.          EXE = File aplikasi (executable)
Hanya bisa dibuka di sistem operasi windows
2.          DOC = File Dokumen
Dapat dibuka dengan MS Word
3.          GIF = File Gambar/Animasi
Dapat dibuka dengan semua aplikasi untuk edit gambar seperti PhotoShop, PhotoPaint, Paint, ACDSee, Ulead Gif Animator dan lain2.
4.          JPG/JPEG/BMP = File Gambar
Dapat dibuka dengan semua aplikasi untuk edit gambar seperti PhotoShop, PhotoPaint, Paint, ACDSee dan lain2
5.          ICO = File untuk Icon Gambar
Dapat dibuka dengan semua aplikasi untuk edit gambar icon.
6.          PSD = File Image, File Photoshop
Dapat dibuka dengan aplikasi Adobe PhotoShop.
7.          MP3 = File Audio
Dapat dibuka dengan aplikasi audio seperti Winamp, Windows Media Player atau yang lainnya.
8.          WAV = File Audio
Dapat dibuka dengan aplikasi audio seperti Winamp, Windows Media Player atau yang lainnya.
9.          MPG/MPEG = File Video
Dapat dibuka dengan aplikasi video seperti Windows Media Player atau yang lainnya.
10.      AVI = File Video (Biasanya digunakan untuk format DVD)
Dapat dibuka dengan aplikasi video seperti CyberLink PowerDVD atau yang lainnya.
11.      FLV = File Flash Video
Dapat dibuka dengan aplikasi video flash seperti Total Video Player, FLV Player atau yang lainnya.
12.      PDF = File Dokumen dari Adobe
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Adobe Acrobat Reader.
13.      TXT = File Teks
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Notepad, Wordpad atau yang lainnya.
14.      LOG = File Log
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Notepad, Wordpad atau yang lainnya.
15.      ASM = Source Code Pemrograman Assembly
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Notepad, Wordpad atau yang lainnya
16.      RAR/ZIP = File Kompresi
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti WinZip atau WinRar.
17.      REG = File Registry
Dapat dibuka dengan aplikasi Regedit atau Notepad juga bisa.
18.      HTM/HTML/SHTML = File Internet Document
Dapat dibuka dengan Netscape Navigator, MS Internet Explorer, Mozilla Firefox atau yang lainnya.
19.      TTF = File Font
Dapat dibuka dengan aplikasi Font Viewer.
20.      CDR = File Corel Draw
Dapat dibuka dengan Corel Draw.
21.      BAT = File Batch
Sebuah file text yang berisi beberapa perintah yang secara segaja untuk di eksekusi oleh command prompt. Dapat dibuka dengan aplikasi Notepad.

Kegunaan
PSD (Photoshop Document)
Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.

BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.

EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.

JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)
Format file ini mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan. Format file sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya.

Format JPEG (Joint Photographic Expert Group) adalah salah satu alternatif selanjutnya yang dapat kita pakai untuk memperoleh sebuah hasil yang memuaskan. Kelebihan dari format JPEG (baca jey-peg) adalah dukungan warna yang lebih dari 16 juta atau 24 bit, sehingga hasil yang maksimal dari sebuah gambar dapat diperoleh fitur kompresi kualitas gambar yang ditawarkan membuat saya dapat memilih besar kecilnya file gambar yang akan dihasilkan nantinya dan
·         tersedianya fitur Progressive JPEG, yang mirip seperti interlacing pada GIF.

GIF (Graphic Interchange Format)
Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.

TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.

PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color

PDF (Portable Document Format)
Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.

PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.

PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.

TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.

IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukarandokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.

SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputerScitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, danGrayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.

PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file inimampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.

RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasidan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscaledengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.

DCS (Dekstop Color Separation)
Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format inimampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam format ini maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.

FORMAT KOMPRESI
Beberapa program terutama yang berorientasi pada publikasi elektronik dan multimedia selalumemerlukan format file yang berukuran kecil agar ketika dibuka tidak akan lambat. Untukkeperluan tersebut diperlukan kompresi. Berikut ini format file yang berorientasi publikasi elektronik dan multimedia dengan kompresinya masing-masing.
  
RLE (Run Length Encoding)
Kompresi ini mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Digunakan oleh AdobePhotoshop, TIFF dan sebagian besar program yang terdapat dalam Windows.

LZW (Lemple-Zif-Welf)
Sama seperti kompresi RLE, kompresi ini juga mampu mengkompres file tanpa menghilangkandetail. Kompresi ini digunakan oleh TIFF, PDF, GIF, dan format yang mendukung bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik untuk mengkompres gambar dengan area besar yang menggunakan 1 warna.

JPEG (Joint Photographic Experts Group)
Format ini mengkompres file dengan menghilangkan detail. Format file ini sering digunakanoleh JPG, PDF, dan format yang menggunakan bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik digunakan untuk gambar dengan continous tone seperti foto.

CCIT
CCIT merupakan singkatan dari bahasa Perancis yang dalam bahasa Inggris disebut International Telegraph and Telekeyed Consultive Commitee. Kompresi ini digunakan untuk mengkompres gambar hitam putih, dan mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detailnya. Kompresi ini sering digunakan oleh PDF dan format lain yang menggunakan bahasa postscript.

Contoh



Strategi Menghindari Perilaku Melalaikan Shalat

1.      Bersiap mengambil wudhu sebelum azan. Kalaupun belum, begitu azan terdengar langsung saja mengambil wudhu.
2.      Jangan menunda untuk shalat setelah adzan berkumandang. Semakin lama menunda, maka akan semakin malas.
3.      Selalu ingat bahwa malaikat Izrail bisa datang kapanpun untuk mencabut nyawa kita, dan kita akan mati.
4.      Pikirkan segala azab yang akan diberikan oleh Allah swt jika meninggalkan sholat.
5.      Kenali sifat-sifat Allah karena dengan mengenal sifat-sifat Allah, manusia akan dapat merasakan kehadiranNYA dan tumbuh rasa cinta terhadap Allah. Dengan ini manusia akan turut setiap perintah Allah dan tidak akan menunda shalatnya. InsyaAllah.
6.      Ingat bahwa sholat itu penting sebelum kita disolatkan.
7.      Sebagai manusia kita tidak lepas dari melakukan dosa, dan waktu shalat itu adalah waktu yang tepat untuk bertobat.
8.      Usahakan sholat di masjid. Disamping dapat pahala berjamaah, dengan bersama-sama sholat tidak akan terasa berat lagi.
9.      Jika tidak di masjid, usahakan sholat berjamaah bersama anggota keluarga.
10.  Jangan makan terlalu banyak karena bila perut terlalu kenyang akan membuat kita berat dan mengantuk, akhirnya malaslah kita untuk shalat.

Dampak Negatif Perilaku Melalaikan Shalat

1. Siksaan ketika masih di dunia:
- Berkah umurnya akan dicabut.
- Ciri-ciri kesalihan akan dihapus dari wajahnya.
- Semua amal baiknya tida akan diterima.
- Doanya tidak akan diangkat ke langit.
- Tidak akan mendapatkan bagian dari doa orang-orang salih.

2. Siksaan ketika mati, yaitu:
- Akan mati dalam keadaan lapar.
- Ia akan mati dalam keadaan hina.
- Dikhawatirkan hilang imannya.

3. Siksaan di dalam kubur, yaitu:
- Allah Ta'ala akan menyempitkan kuburnya dan menghimpit tubuhnya sehingga tulang-tulang rusuk kiri dan kanannya saling bersilangan.
- Kuburannya akan menyala dan penuh bara, memanggangnya siang malam.
- Allah akan menguasakannya kepada ular bernama Syuja' al-Aqra' di dalam kuburnya.

4. Siksaan ketika bangkit dari kubur, yaitu:
- Allah ta'ala akan memerintahkan malaikat untuk menarik orang itu hingga keneraka Jahannam dengan wajah terseret.
- Pada hari hisab Allah ta'ala akan memandang dia dengan pandangan murka, sehingga daging wajahnya meleleh.
- Allah Ta'ala akan menghisabnya dengan hisab yang sangat pedih, tak ada keringanan sedikit pun baginya, hingga saat Allah memasukannya ke dalam neraka yang merupakan tempat paling buruk"
Hal ini juga tercantum dalam QS. Al-Ma'un: 4-5 :

" Maka celakalah orang-orang yang shalat. (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya."